Siapapun orangnya, pasti pernah nyontek sekali-kali…munafik namanya kl dia belum pernah nyontek, nah di sini gw mo coba bahas tentang nyontek itu apa…dan sekalian ama caranya….
Mencontek adalah satu sisi gelap dari kehidupan seorang pelajar yang kerap ditutup-tutupi. Hal ini sering dilihat sebagai sesuatu yang tidak baik untuk dilakukan, tapi terkadang sangat dibutuhkan dan sering menjadi alternatif terbaik terakhir di daftar cara seseorang untuk mendapatkan nilai tertinggi yang bisa dia raih. Dari pengamatan kita sebagai seorang pelajar, kita sering menemukan teman-teman seperjuangan kita gagal dalam melaksanakan aktifitas ini (alias kegep). Oleh karena itu, kita sangat prihatin terhadap mereka-mereka, dan dalam tutorial berikut ini kita ingin membeberkan segala cara yang kita ketahui dalam mencontek agar kalian bisa mendapatkan nilai yang setinggi mungkin dalam sebuah ulangan.

Perlu ditekankan, kita tidak menganjurkan, menyarankan, mengundang, atau memaksa kamu untuk mencontek, sebab itu sangat tidak disukai oleh orang yang memberikan tes, dan bisa membuat anda dikurangi nilaiinya, diskors, atau bahkan dikeluarkan dan kemudian di blacklist dari setiap institusi pendidikan yang relevan di negara itu. Belajar tetap merupakan cara terbaik untuk meraih nilai tertinggi.

Pembagian nyontek.

Metode nyontek dibagi menjad 2 bagian, yaitu dengan usaha sendiri dan kerjasama. Maksudnya usaha sendiri disini adalah, dengan buka kebetan sendiri, buka buku, ato dengan bantuan alat bantu lain seperti kertas kecil, coret2an ditangan, dll.
Kalau kerjasama yaitu dengan cara minta jawaban dari orang lain, dengan kode-kode yg sebelumnya sudah dibicarakan dahulu.

Persiapan sebelum nyontek.

Berikut ini adalah saran-saran dalam mencontek yang sangat vital untuk diperhatikan :

1) Usahakan untuk kelihatan tenang.
2) Usahakan untuk kelihatan kamu sudah menguasai materi yang dipermasalahkan.
3) Usahakan kamu bisa membaca situasi ruangan, sepert gerak-gerik pengawas.
4) Usahakan agar kamu sudah menguasai metode yang akan anda pergunakan dengan sempurna.
5) Kalau bisa, datangi tempat dimana ulangan akan dilaksanakan, dan pelajari tata letak ruangannya.
6) Hafalkan kode-kode yang akan kamu terima dari teman kamu misalnya akan kerjasama, jangan sampai salah informasi.
7) Pikirkan kira-kira waktu yang tepat buat minta jawaban dari teman.

Persiapan menjelang ujian

Dari gambar diatas bisa kita lihat, persiapan seorang siswa yang akan ikut ujian, dari dalam tasnya, hingga apa-apa yang terdapat dibalik baju / aksesorisnya.

Seperti contoh, kita bisa lihat :
1. Di dalam topi bisa juga kita simpan sesuatu, seperti kertas atau lainnya.
2. Dibalik kerah baju.
3. Dibawah jam tangan
4. Diselipan kaos kaki.

Bahan2 paling dasar yang anda butuhkan untuk mencontek:
1) Kertas kecil
2) Alat tulis (gunakan warna yang mudah anda baca, tp sulit dilihat orang, contoh: abu2, coklat).
3) Buku atau alat bantu lain seperti kalkulator dsbnya.

Peralatan standar, kertas kecil ama alat tulis.

Berkedok sebagai sampah, padahal isinya kebetan,

Buku kecil banget kaya gini juga enak loh.

Cara classic, tulis contekan di tangan.

Dasar dari semua metode yang akan dibeberkan adalah dengan menuliskan referensi yang kira2 relevan pada ulangan yang akan anda ambil pada sebuah kertas kecil.

Di bagian ini, teknik yang dibeberkan adalah yang paling sering digunakan dan yang alat bantunya dapat tersedia dengan segera. Hal yang kamu perlu lakukan adalah melipat kertas menjadi sekecil mungkin tetapi tetap tipis dan memasukkannya ke alat bantu yang anda pergunakan. Kemudian untuk membaca, keluarkan kertas dari alat bantu dan bacalah dengan hati2 dan hanya apabila kondisi memungkinkan.

1) Jam Tangan.
Ini sangat efektif karena pengawas selalu membolehkan pelajar untuk mengenakan jam tangan. Cara menggunakan teknik ini adalah dengan menyelipkan kertas ke bagian bawah jam tangan sebelah dalam.

2) Pulpen.
Ini juga sangat populer karena rata2 pelajar memiliki pulpen yang bisa dibuka tutup bagian belakangnya. Anda hanya perlu memelintir kertas menjadi spt rokok kecil dan memasukkan ke dalam pulpen.

1.Siapin gulungan kertas kecil yg udah ada kebetannya

2. Lalu buka bolpen yg bisa dibuka tengahnya seperti ini

3. Terus masukkan gulungan tadi kedalem bolpennya

4. Lalu siap buat nyontek kalau dibutuhkan

3) Penghapus.
Rata-rata penghapus memiliki kertas karton yang mengelilingi karetnya. Anda bisa menyelipkan kertas kedalam celah antara karton dan karetnya dengan cukup mudah dan pengawas selalu membolehkan penggunaan penghapus.

4) Rautan.
Carilah rautan yang ada tutupnya, sehingga anda bisa membuka tutupnya dan memasukkan kertas kedalam rautan itu. Usahakan rautannya terlihat sebiasa mungkin dan sekecil mungkin agar tidak menarik perhatian.

5) Kotak Pensil.
Saya terus terang tidak suka dengan cara ini karena sangat amatir dan mudah ketahuan. Dengan teknik ini, anda hanya perlu memasukkan kertas kedalam kotak pensil. Pengawas ulangan jaman sekarang biasanya mengharamkan kotak pensil untuk berada diatas meja.

6) KalkulatorMetode ini terkenal di kalangan pelajar pada saat ulangan matematika atau apa saja yang membutuhkan kalkulator. Metode ini akan berjalan dengan sempurna, apabila kalkulator tidak disediakan oleh pihak pembuat ulangan. Gunakanlah kalkulator Casio yang terbagi dua, ada tutup yang bisa dilepas dan bagian kalkulatornya sendiri.Kemudian pasang tutup itu seperti biasanya anda memasang saat akan menggunakan kalkulator, dan selipkan kertas celah antara kalkulator dan tutupnya.

Pake kalkulator lumayan yg sering “lolos”

7) Rok Wanita.
Di setiap rok selalu ada lipatan kecil di bagian bawah sebelah dalam. Selipkan kertas disana dan apabila ingin menggunakan, tariklah rok anda ke arah anda dan keluarkan kertas.
PERHATIAN: cara ini akan sangat mengundang tatapan mata birahi para pria di sekitar anda, jadi BERHATI-HATILAH dan pastikan TIDAK ADA MATA MEMANDANG.

8) Kemeja/Kaos Tangan Panjang.
Seperti halnya rok, kemeja atau kaos tangan panjang kerap memiliki lipatan di bagian ujung lengan sebelah dalam, tetapi biasanya dijahit mati. Jadi anda perlu membuka sedikit agar dapat memasukkan kertas.

9) Kaus Kaki.
Metode ini juga bisa digunakan, walaupun agak susah karena anda perlu banyak bergerak untuk mengeluarkan kertas dari kaus kaki, sehingga meningkatkan kesempatan pengawas untuk mengalihkan perhatiannya ke anda.
Tetapi, dengan kaus kaki yang tebal, anda bisa menyelipkan JAUH lebih banyak informasi dibandingkan metode2 lain.

Lebih baik lagi jika anda diperbolehkan ke wc, karena disana anda bisa dengan leluasa membaca. Bila ini diperbolehkan, pastikan anda mengingat beberapa pertanyaan sekaligus, karena biasanya anda hanya diperbolehkan ke wc satu kali saja.

10) Kerah kemeja.
Kerah kemeja anda juga bisa digunakan sebagai alat bantu. Pada kerah sebelah luar tapi bagian dalamnya, pasangkan sejenis perekat yang cukup lengket untuk menahan kertas, tapi tidak terlalu lengket sampai2 kertasnya rusak. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.

1. Siapin selotip secukupnya buat nempelin kertas

2. Lalu tempelah kertas di selotip tersebut dengan rapih, jgn terlalu rekat, supaya gampang dicabut

3. Lalu tempelah semua itu dibalik kerah baju kamu

4. Siap digunakan kalau keadaan mendesak

11) SMS.
Kita memasukkan ini kedalam tutorial kali ini karena layar dimana sms diperlihatkan dapat dianggap sebagai kertas digital. Teknik ini sempat sangat populer pada akhir tahun ajaran 2000/2001 saat ulangan umum di jakarta. Para siswa gencar bertukaran jawaban dengan handphone mereka, dan para pengawas tampaknya tidak perduli dengan hal itu, sehingga siswa bisa dengan leluasa bertukar jawaban.

Cara metode ini sama layaknya kita mengirim sms biasa ke teman, tetapi isinya diganti dengan jawaban. Format paling sering digunakan dalam mencontek lewat SMS adalah: AADCB sesuai dengan progresi angka 1 sampai 5 dan seterusnya.

12) Buku
Cara ini adalah yang paling bar-bar menurut kita. Karena dia sakin malasnya buat contekan kecil sendiri, sampai nyontek langsung pake buku saja. Ketegangannya lumayan tinggi. Paling bagus kalau di bawah meja kamu tersedia laci, jadi kamu bisa nyimpen / ngumpetin bukunya di laci itu.

Tips-tips nyontek dengan metode buku dari laci:

1. Sebelum ulangan dimulai, buku udah siap dalam keadaan terbuka dan ditandain dengan lipetan halaman2 yang kira penting. Poin2 penting juga bagusnya dihighlight pake stabilo biar bisa langsung terlihat dalam buku tsb. Sebaiknya buku dimasukkan sedalam mungkin kedalam laci

2. Kalau ‘jasa’ sang buku sudah mulai diperlukan, Tangan kanan perlahan2 menggapai kedalam laci sementara tangan kiri harus tetap di atas meja dan terlihat sedikit sibuk (misalnya pijet2 dagu atau hanya dilipat diatas meja juga boleh) agar bisa sedikit ‘menutupi’ perbuatan tangan kanan.

3. Kalau buku sudah dalam keadaan siap untuk dilihat, kedua tangan sebaiknya dalam keadaan terlipat tepat diatas laci. Mata perlahan2 digeser ke arah buku. Ingat! kepala jangan terlalu berubah posisi, cukup mata yang mendelik sedikit kebawah.

4. Kalau guru terlihat mendekat / keadaan sudah tidak terlalu aman atau jasa sang buku sudah tidak diperlukan lagi. Perlahan2 dorong sang buku sedalam mungkin dengan menggunakan perut supaya tidak menimbulkan curiga dari pihak manapun.Kerjasama

Kamu harus cari partner yang kira-kira bisa buat dimintain jawaban dan jawabannya itu benar.
Posisi duduknya strategis dari tempat kamu dan kira-kira bakal enak buat ngeliatnya.
Kerjasama ini bisa dilakukan dengan cara ngeliat jawaban langsung dari kertas teman ( apabila posisi memungkinkan ), dan atau minta jawaban dengan kode2 tertentu.

Kode-kode yang biasa dipake buat ngasih tahu jawaban pilihan ganda biasanya menggunakan bagian-bagian dari tubuh, seperti hidung, mata, kuping atau dengan menggunakan kode-kode jari. Tapi kamu melakukanya harus dengan tidak menarik perhatian alias biasa-biasa aja. Pura-pura sambil ngapain gitu.

Seperti kita bisa liat diatas ini :
– Kode A dilambangkan dengan megang-megang jidat.
– Kode B dengan garuk2 hidung
– Kode C dengan megang-megang kuping.
– Kode D dengan megang dagu, sambil pura-pura lagi liat keatas.

PENTING : Kamu harus kompakan sama temen kamu dulu mengenai kode yang akan digunakan nanti waktu tuker jawaban. Jangan sampai salah kode, karena bisa berabe.

PERSPEKTIF GURU
Hal ini lumayan pengaruh bagi kesuksesan mencontek kamu. Soalnya guru itu manusia juga, dia tidak bisa melihat ke segala arah pada waktu yang bersamaan. Jadi kamu bisa pikir-pikir, posisi / pada saat mana yang tepat buat kamu, dan gerakan tubuh kamu serta posisi duduk kamu yang benar untuk mencontek.

Contoh dibawah ini akan memperlihatkan pandangan dari perspektif yang berbeda :
Perspektif Guru dan Aslinya sedang ngapain

Kalau guru lihatnya dia sedang pusing mikirin soal yang dihadapi.
Padahal aslinya dia sedang baca buku yang disiapinya untuk dipake kl perlu.

Guru ngeliatnya dia sedang kesenangan, karena mungkin bisa menjawab jawabannya.

Padahal dia sedang nyalin jawaban yang diterima dari teman, atau dari kertas yang dia telah persiapkan sebelumnya.

sumber : berbagai sumber dan pengalaman pribadi ^^ he..he

WARNING !
• untuk anak dibwah umur harap tidak dilakukan !
• kalo ketauan , resiko sendiri yah. jangan salahin gw