Dracula

Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis. Drakula yang paling muda dapet kesempetan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereem. Terus dia ngomong, “Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?” Yang dua ngangguk, “Iya, liat.” “Desa itu… habiissss !”
Yang paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah. “Lu liat kota yang itu?”, katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. “Iya, liat”, yang dua ngangguk juga. Kota itu juga habiiissssss !”, kata yang paling tua sambil ketawa serem, “Hua ha ha hah !”.

Drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off. Akhirnya dia juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit dianya udah balik, penuh dengan cucuran darah di mukanya dan matanya. Temennya yang dua membatin, “Gila ni drakula,…. sangar amat, ternyata dia yang paling jago”. Sambil ngos-ngosan dia teriak, “Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?” “Liat! Liat!”, kata yang laen. “Sialan, gua kagak liat !!”. kata si drakula.

Perkirakanlah Siapa NamaKu!!!

Seorang mahasiswa belajar semalaman untuk mempersiapkan diri mengikuti test mata kuliah ZOOLOGI besok. Keesokan harinya, ketika memasuki ruang kuliah, ia melihat 10 meja dengan 10 macam burung di atasnya. Setiap sangkar burung di tutupi sehelai kain dan hanya kaki burung-burung itu saja yang kelihatan. Profesor mengatakan bahwa test yang harus di lakukan adalah menentukan nama, habitat, dan spesies burung-burung yang ada dengan melihat kakinya. Mahasiswa itupun mulai memperhatikan kaki burung-burung tersebut tetapi semuanya nampak sama di matanya. Semakin ia mencoba mencari tahu, semakin pikirannya buyar. Akhirnya, ia mendatangi meja sang professor dan berkata, “Test macam apa ini?”. Bagaimana seseorang bias menentukan jenis burung hanya dengan melihat kakinya?. Dengan perasaan jengkel, mahasiswa itu keluar kelas. Sang professor kaget. Kelas itu begitu besar dan ia tidak ingat nama dari setiap mahasiswa. Maka iapun memanggil mahasiswa yang keluar tersebut dan bertanya, “Siapa namamu?”.Mahasiswa yang sangat marah itu kemudian menarik celana panjangnya, dan memperlihatkan kakinya sambil berkata, “LIHATLAH KAKIKU, PERKIRAKANLAH SIAPA NAMAKU!!!!!!”.

“Sama beda status”

Seorang pasien yang akan dioperasi terbaring dengan muka pucat pasi diranjang operasi, dokter bedah muda itu menyapanya dengan ramah : “Engkau kelihatan takut sekali, jangan khawatir kok, segala sesuatunya akan berjalan dengan aman, baik dan lancar, so tabahkan hatimuuu..”, “Bagaimana tidak takut dokter, seumur hidupku,inilah untuk pertama kalinya aku dioperasi”, “Sama2, saya juga untuk pertama kalinya mengoperasi pasien, sedangkan saya sama sekali tidak merasa takut lhooo………”.

“Sereal”

Eko disiapkan sarapan pagi sereal dengan susu oleh ibunya. Eko yang
mempunyai aquarium, berjalan ke arah aquarium dengan segenggam sereal di tangan, berniat memberikan sereal tersebut untuk makanan ikan-ikan di dalam aquarium. Tepat ketika Eko akan memberikan cereal, ibunya masuk ke ruang makan.
“Eko, jangan kamu berikan sereal itu kepada ikan. Nanti ikannya mati
semua,” tegur ibunya.
Dengan wajah pucat Eko menjawab, “Lalu, mengapa Ibu berikan sereal ini kepada saya?”