Posted by: endragu | June 1, 2009

[militer] jenis-jenis senjata sniper bag 1

kali ini saya mencoba memperlihatkan beberapa  jenis senjata sniper / penembak runduk

1. MSG – 90

MSG-90Data Teknis:
Kaliber: 7,62×51mm NATO (STANAG 2310)
Kapasitas megasen: 5 atau 20 butir (detatchable box magazine)
Aksi: semi oomatis (roller-delayed blowback)
Berat kosong: 6,4 kg
Panjang: 1165mm
Panjang laras: 600mm
Jarak tembak efektif: 1000 meter

MSG-90 merupakan senapan runduk militer semi-otomatis yang dirancang oleh Heckler & Koch. MSG-90 merupakan standar untuk “Militärisches Scharfschützen Gewehr” (senapan runduk penembak tepat), angka “90″ menandai tahun produksi pertamanya.
Senapan ini merupakan versi militer dari senapan PSG1, keduanya merupakan
kelanjutan dari senapan G3. Kesamaan antara MSG-90 dan PSG1 pada trigger group (3 lb adjustable trigger pull). Popor pada MSG-90 dapat disetel posisi ketinggiannya (cheek), alas bahu (shoulder), dan lebih kecil dan lebih ringan dari popor PSG1. Sistem pembidik menggunakan sistem rel ‘Weaver’ untuk meletakan pembidik senapan. Rel yang serupa digunakan pada senapan seri HK21E, 23E, dan G41. Bobot laras lebih kepada moncongnya untuk membantu keharmonisan kestabilannya untuk meningkatkan akurasinya. Laras semakin panjang dengan adanya tambahan flash suppressor. Senapan ini juga dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel ketinggiannya.

2. SVD DRAGUNOV ( my fav ^^)

SVDdragunov

Variant:
RUSIA:
- Snayperskaya Vintovka Dragunova Skladnaja (SVDS): versi Linud, dikembangkan pada 1980an. SVDS memiliki popor tubular metal yang dapat ditekuk ke kanan. ada posisi popor terlipat, senapan tidak dapat ditembakan, panjang laras 90mm.
- SVU: versi bullpup dari SVD dengan laras 520mm, dilengkapi bipod dan flash/sound suppressor.
- SVU-A (SVU dengan kemampuan selective fire).
- Dragunov Tiger: versi sipil dari SVD.
CINA:
- Type 79: Tiruan SVD buatan Norinco.
- Type 85: Penyempurnaan dari Type 79.
- NDM-86: Versi ekspor, tersedia dalam kaliber .308 Winchester atau 7.62×54R.
IRAQ:
- Al-Kadesiah: SVD versi Iraq
POLANDIA:
- SWD-M: versi modernisasi dengan laras yang lebih berat, bipod, scope PCO LD-6×42.

Senapan runduk Dragunov SVD (Snayperskaya Vintovka Dragunova), merupakan senapan semi otomatis rancangan Evgeniy Fedorovich Dragunov dari Rusia antara tahun 1958 dan 1963. Senapan ini dianggap sebagai senapan penembak tepat militer pertama dengan presisi tinggi dan banyak dipakai oleh kalangan penembak tepat di negara-negara Eropa Timur. Kamar peluru SVD kaliber 7.62 x 54R, dengan kecepatan laras 830 meter/detik, senapan ini dapat menggunakan amunisi Mosin Nagant M1891/30, tetapi akan lebih akurat untuk amunisi 7N1 yang memang dirancang untuk senapan SVD.

Tahun 1999, amunusi 7N1 diganti dengan 7N14 dengan bobot proyektil 151 grain. Sejauh ini amunisi 7N14 masih belum dipasarkan untuk ekspor.Jarak mematikan tembakan SVD mencapai1000 meter,namun jarak tembak yang paling efektif adalah 600 meter. Standar senapan SVD termasuk scope PSO-1 4×24 dan dengan filter infra-merah pasif bertenaga batere. Terdapat juga reticule yang terdiri dari multiple aiming point (chevrons) untuk pembidikan jarak sampai 1000 meter. Senapan SVD terus dimodernisir oleh pabrik Izhmash dengan menghilangkan lightening cuts (peredam cahaya) pada kedua sisi receiver. Dengan cara tersebut ternyata senapan lebih efektif dalam menggunakan amunisi dengan tekanan yang lebih tinggi.

3. MARK – 12 SPR


Mark-12SPR

Senapan serba guna (Special Purpose Rifle/SPR) AL AS, Mark 12 Mod 0/1 digunakan oleh pasukan khusus AS dalam operasi di Iraq. Senjata ini merupakan format deviasi dari senapan infantri AR15/M16, kamar peluru untuk kaliber 5,56×45mm. Maka perannya lebih diarahkan sebagai fungsi penembak tepat dan penembak runduk terbatas. SPR awalnya diperkenalkan oleh Mark Westrom, saat ini sebagai president direktur Armalite.

Program SPR tumbuh dengan dukungan AD dan AL Amerika karena kemampuannya yang jauh lebih baik dari senapan karabin M4 M4 namun ukurannya lebih pendek dari standar M16A2/A4. Perkembangannya berjalan seiring dengan program SOPMOD Block II, dan senapan pengintai U.S. Navy SEAL (16″ flat-topped AR-15/M16).

4. SR-25

SR-25

Senapan runduk semi-otomatis SR-25 dirancang oleh Eugene Stoner dan diproduksi oleh Knight’s Armament Company. Menggunakan metoda rotating bolt dan sistem gas direct impingement. Dasar mekanismenya mirip AR-10 Stoner (sama dengan AR-15/M16), yang dirancang ulang untuk kaliber 7.62 x 51 mm NATO. Lebih dari 60% komponen SR-25 serupa dengan komponen AR15/M16 – kecuali receiver, hammer, laras dan carrier/bolt. Laras SR-25 dibuat oleh Remington Arms dengan model rifling 5R (5 grooves, rounded), dengan twist 1:11.25 (1 putaran dalam jarak 11.25″ (286mm)). Panjang laras 609mm jenis free-floating dengan tingkat akurasi 0,75 MOA (minute of arc) – sangat bagus untuk semi-otomatis. Semua model SR-25 dilengkapi dengan sistem rel Picatinny-weaver pada bagian atasnya untuk dipasangi berbagai macam alat teropong bidik, termasuk tuas penjinjing M16A3 dengan pisir logamnya.

Senapan ini dirancang untuk penembakan 1 minute-ofangle groups pada jarak 600 yards (~150mm groups at 550 meters). Sistem senapan runduk AL-AS Mk 11 Mod 0 (Nomor stok nasional 1005-01-475-7980) merupakan sistem senapan yang lengkap dengan dasar rancangan senapan semiotomatis SR-25. Awalnya dikonstruksi untuk memenuhi kebutuhan pihak US Navy SEAL.

5. MK-11

MK-11

SPESIFIKASI:
Varian: Match rifle – laras 609mm, bobot: 4,88 kg
Match rifle ringan – laras 508mm, bobot: 4,31 kg
Karabin – laras 406mm, bobot: 3,52 kg
Sport – laras 508mm, bobot: 3,97 kg
Panjang senapan: 1118mm
Kaliber amunisi: 7,62×51mm NATO
Aksi: Gas operation, rotating bolt, semi-automatic

Mk 11 Mod 0 oleh kalangan luas dianggap sebagai salah satu senapan semi-otomatis yang sangat akurat, digunakan juga oleh kalangan pasukan elit Israel. Dibuat juga untuk versi sipil dengan harga jual US$. 7.500 per pucuk. Mk 11 Mod 0 menggunakan amunisi kaliber 7.62×51mm NATO (setara dengan .308 Winchester). Sistem Mk11 termasuk senapan, magasen isi 20 butir, QD scope ring, Leupold Vari-X Mil-dot riflescope, Harris swivel-base bipod pada Knight mount, dan QD sound suppressor, diproduksi oleh Knight’s Armament Co. Menurut pihak pabrik Knight’s Armament Company, inti dari sistem Mk 11 adalah freefloated RAS (Rail Accessory System) fore-end.

Fore-end aluminium tidak menimbulkan kontak dengan laras didepan receiver, sehingga memungkinkan untuk mencapai keakuratan yang tinggi. Mk 11 Mod 0 menggunakan RAS fore-end KAC 11.35 in (288 mm) long match, memudahkan dalam Penambahan/pengurangan komponen dengan standar MIL-STD-1913. Sistem Mk 11 Mod 0 sama dengan KAC senapan runduk semi-otomatis XM110 yang menggunakan sistem rel URX, memiliki popor yang dapat disesuaikan panjangnya.


6. XM 107 / M107

XM107_M107

Senapan runduk jarak jauh, semi-otomatis M107 kaliber .50 BMG, mulai digunakan oleh AD AS awal tahun 2000, untuk versi komersial disebut sebagai Barret M107. Ini merupakan jenis baru dari M82 Special Applications Scoped Rifle. M107 digunakan untuk taktis tradisional penembak runduk, namun untuk jarak jauh, kontra penembak runduk, dan peran anti-material. Tidak ada perbedaan yang significant antara Barret M82A1M/M82A3 dan M107. Namun pada M107 terdapat monopod belakang dan sedikit penyempurnaan pada bagian dalam isi senapan. XM107 awalnya dibuat sebagai senapan runduk bolt-action yang menjadi pilihan AD
Amerika setelah melalui kompetisi ketat. Pemilihan XM107 ini didasari dari versi Barret M95.

Namun sesunggunya AD AS tidak memerlukan senapan runduk tersebut. Saat pernyataan tidak ada kebutuhan dikeluarkan, justru anggaran untuk XM107 sudah disediakan. Maka diambil keputusan untuk mengganti M82 dengan M107. Barrett saat ini tengah mengembangkan M107 dalam versi yang lebih ringan dalam program yang disebut “Anti-Material Sniper Rifle Congressional Program,” dan sudah dibuat skema untuk pembuatan komponen utamanya seperti rangka receiver dan muzzle brake dengan bahan yang lebih ringan. Barret XM107 dan M107, seperti versi M82 masih dikelompokkan pada Barrett “Light Fifty” (kaliber .50).

7.  M82A1

M82Ai

Kaliber: .50 BMG (12,7 x 99mm)
Operasi: short recoil, semi-automatic
Panjang keseluruhan: 1448 mm
Panjang laras: 737mm
Megasen: isi 10 butir peluru
Pembidik: telescopic 10x
Bobot kosong: 12,9 kg
Muzzle velocity: 854 meter/detik (M3 Ball)
Jarak efektif: 1800 meter
Akurasi: sub-MOA dengan amunisi match
Harga perunit: sekitar US$. 8,010.00

8.  M82A2

M82A2

Kaliber: .50 BMG (12,7×99mm)
Panjang: 1409mm
Panjang laras: 737mm
Bobot kosong: 14,75kg
Jarak tembak maksimum atas target peralatan: 2100 meter
Muzzle velocity: 900 meter/detik.
Kapasitas megasen: 10 butir.
Harga perunit: sekitar US$ 6,000.00
Status: tidak diproduksi lagi.

9.  M82A3 BARRET
M82A3_barret

SASR (Special Application Scoped Rifles) M82A1 dan M82A3 merupakan senapan runduk jarak jauh caliber .50 BMG, efektif untuk menghadapi target manusia maupun material. Banyak digunakan oleh kalangan USMC. Amunisi untuk M82A1/A3. Untuk mencapai keakuratan maksimum digunakan amunisi DODIC A606, kaliber .50 API MK211 Mod 0, digunakan sebagai standar untuk operasi. Juga dapat menggunakan amunisi jenis standar militer .50 cal. M2 Browning (.50 BMG atau 12,7×99mm NATO). Tidak dibenarkan untuk menggunakan amunisi jenis .50 SLAP (Saboted Light Armor Penetrator). Pembidik Optik untuk M82A1/A3.

Senapan M82 dilengkapi dengan pembidik optic Leupold M series 10x atau Unertl 10-power scope, USMC menggunakan 10x Unertl Sniper Scope yang biasa digunakan pada senapan runduk M40A1/A3. M82A1M (USMC M82A3) dilengkapi dengan rel Picatinny (MIL-STD-1913) untuk pemasangan alat bidik seperti AN/PVS-10. Disiapkan juga pisir lipat sebagai pendukung.

10. XM500

XM500

Kaliber : .50BMG (12.7×99mm)
Operasi : gas operated, semi-automatic
Bobot : 11.8 kg
Panjang : 1168 mm (46″)
Megasen : isi 10 butir

Mulai diperkenalkan pada tahun 2006, dibandingkan senapan runduk produksi Barret Firearms Co. lainnya, senapan ini lebih ringan, kompak dan ergonomis serta memiliki akurasi yang lebih tinggi (karena factor stationary, non-recoiling barrel), kontruksi dengan layout bullpup. Jarak tembaknya sama dengan versi Light Fifty (keluarga M82). Kamar gas dan piston berada dibawah laras.

Kunci laras menggunakan rotary bolt. Popor bullpup terbuat dari bahan metal, dengan alas bahu dari bahan karet. Dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel ketinggiannya. DIlengkapi dengan rel Picatinny untuk meletakkan alat bidik.

11. XM109 BARRET

XM109_barret

Kaliber: 25×59mm
Operasi: Short recoil, semi-otomatis
Megasen: isi 5 butir amunisi
Bobot: 15 kg
Panjang keseluruhan: 1168mm
Muzzle velocity: 790 meter/detik
Jarak tembak efektif: 3000 meter (3 km)

Pengembangan senapan runduk diberbagai pabrik senjata terus dilakukan bahkan sampai dengan saat ini. Kecenderungan pengembangan senapan runduk anti-material semakin intensif sejalan dengan pengamatan berbagai operasi yang ada saat ini seperti invasi Amerika dan sekutunya di Iraq dan berbagai operasi anti-teroris.

Pengembangan dilakukan bukan saja untuk memperoleh jenis senapan baru, tetapi juga untuk mendapatkan amunisi jenis baru yang dianggap lebih efektif.

bersambung….

sumber : wikipedia, berbagai sumber

Senapan runduk Dragunov SVD (Snayperskaya Vintovka Dragunova), merupakan senapan semi otomatis rancangan Evgeniy Fedorovich Dragunov dari Rusia antara tahun 1958 dan 1963. Senapan ini dianggap sebagai senapan penembak tepat militer pertama dengan presisi tinggi dan banyak dipakai oleh kalangan penembak tepat di negara-negara Eropa Timur. Kamar peluru SVD kaliber 7.62 x 54R, dengan kecepatan laras 830 meter/detik, senapan ini dapat menggunakan amunisi Mosin Nagant M1891/30, tetapi akan lebih akurat untuk amunisi 7N1 yang memang dirancang untuk senapan SVD. Tahun 1999, amunusi 7N1 diganti dengan 7N14 dengan bobot proyektil 151 grain. Sejauh ini amunisi 7N14 masih belum dipasarkan untuk ekspor.Jarak mematikan tembakan SVD mencapai
1000 meter, namun jarak tembak yang paling efektif adalah 600 meter. Standar senapan SVD termasuk scope PSO-1 4×24 dan dengan filter infra-merah pasif bertenaga batere. Terdapat juga reticule yang terdiri dari multiple aiming point (chevrons) untuk pembidikan jarak sampai 1000 meter. Senapan SVD terus dimodernisir oleh pabrik Izhmash dengan menghilangkan lightening cuts (peredam cahaya) pada kedua sisi receiver. Dengan cara tersebut ternyata senapan lebih efektif dalam menggunakan amunisi dengan tekanan yang lebih tinggi.
Posted by: endragu | April 27, 2009

FAKTA-FAKTA TENTANG MIMPI

Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Apakah kita tahu sebenarnya sepanjang waktu kita bermimpi, meski disaat kita sedang bangun , hanya saja proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

1. Orang Buta Juga Bermimpi

Orang yang terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar-gambar” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yang mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu

Sekitar 5 menit setelah kita terbangun, kita akan segera melupakan 50% dari mimpi kita, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpi kita akan terlupakan. Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yang indah, lalu dia segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-tiba ada orang yang datang kerumahnya. Setelah urusan dengan orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tidak berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai. Puisi yang tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris. Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yang mereka alami.

3. Semua Orang Bermimpi

Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ), mimpi antara pria dan wanita berbeda dan beda pula reaksi fisiknya. Pria cenderung bermimpi tentang pria lain sedangkan wanita mimpinya cenderung berimbang memimpikan soal pria atau wanita lain.

4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi

Pada penelitian mengenai tidur baru-baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-tanda gangguan emosi lainnya. Jadi kita jangan sering-sering begadang dari malem sampai subuh, lama-lama bisa sakit jiwa ntar.

5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita

Disebut “Dream Incorporation” dan kita pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi seperti ini, kita rasanya haus banget etrus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi, minum lagi, haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita memang lagi kehausan. Contoh yang lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis, setelah kita bangun ternyata beneran pengen pipis.

6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh (sementara)

Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita tidak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangkan saja kalo kita mimpi dikejar massa, kalo kaki kita tidak lumpuh (sementara) bisa-bisa kita lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran sama satpam. Ada hormon yang dihasilkan saat kita tidur yang membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-lama lumpuh (sementara).

7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yang Kita Ketahui

Seringkali kita bermimpi berada di tempat yang asing dan ketemu dengan orang-orang yang tidak kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenarnya semua itu itu sudah pernah kita lihat cuma kita sendiri tidak mampu untuk mengingatnya lagi. Mungkin kita pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yang mau bunuh kita, tapi mungkin saja dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun. Sepanjang hidup kita sudah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak tidak akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yang akan direplay dalam mimpi kita.

8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yang kita lihat dalam mimpi sebenarnya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita itu kreatif banget saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita (padahal semuanya sumbernya ya dari semua yang udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yang sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yang tertarik dengan buku tafsir mimpi.

9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color.

10. Kita Juga Cenderung Mengalami Mimpi Dengan “Tema” Yang Sama, yaitu:

Mimpi di sekolah,

Mimpi dikejar-kejar (pengalaman pribadi : dikejar anjing >.<),

Mimpi lari dalam gerak lambat atau lari tapi tidak maju-maju (padahal ada kereta api mau lewat)

atau mimpi basah (mimpi paling seru ini),

Mimpi jadi super hero,

Mimpi bisa terbang,

Mimpi pacaran sama orang yang kita incer (biasanya yang mimpi ini jomblo)

Mimpi ketemu orang yang sudah meninggal, dll.

11. Mimpi Kita Seperti Nyata

bila kita terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.

Saat kita mendengkur atau ngorok kita tidak sedang bermimpi. Dan bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yang jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dari tidurnya.

sumber

Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR?

Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.
Rutin perbulan meliputi :

Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000.

Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:
Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

yap dengan gaji sebesar itu, wajar saja semua orang berbondong-bondong mau jadi anggota dewan.

mau lihat, foto para caleg kita?…berikut saya perlihatkan foto-foto yang menurut saya norak…

woow...gelarnya banyaaak .

woow...gelarnya banyaaak >.<

laskar pelangi?? yang di bioskop itu kan??

laskar pelangi?? yang di bioskop itu kan??

wew...ada kembaran obama...

wew...ada kembaran obama...

100% gaji untuk rakyat??...percaya deeeh....

100% gaji untuk rakyat??...percaya deeeh....

baru tau..kalo peter parker sekarang jadi caleg....

baru tau..kalo peter parker sekarang jadi caleg....

caleg...kok nyeremin .

caleg...kok nyeremin >.<

obama lagi obama lagi...

obama lagi obama lagi...

untuk lebih lengkap liat fotonya silahkan klik ini

sumber foto

Posted by: endragu | March 8, 2009

just for pet lovers ^^

yap…buat para pecinta binatang, gw mo ngasih liat foto-foto….

(klik buat memperbesar gambar)

WARNING!!!

FOTO DI BAWAH INI BISA MEMBUAT ANDA BERTERIAK DAN PELUK-PELUK BINATANG PELIHARAAN ANDA SENDIRI ^^

Posted by: endragu | February 23, 2009

[militer] sistem pertahanan dan serangan dari kapal induk

kali ini saya mencoba menguraikan satu-satu sistem pertahanan dan serangan dari kapal induk pada umumnya.

RIM-116 Rolling Airframe Missile (RAM)
searam
searam_1
searam-03

RIM-116 Rolling Airframe Missile (RAM) adalah sebuah infrared homing surface-to-air missile yang kecil dan ringan yang dipakai oleh angkatan laut AS, Jerman, Yunani dan Republik Korea. Senjata ini juga digunakan pada kapal induk. Senjata ini dibuat sebagai senjata point-defense untuk melawan misil anti-kapal. Misil ini diberi nama demikian karena selama penerbangannya misil ini berputar pada poros membujurnya untuk menstabilkan alur penerbangannya.
Launcher misil ini (MK-49) mempunyai berat 5,777 ton  5,8 ton (12.740 lbs atau 6,4 ton) dan memuat 21 misil. Aslinya, sensor senjata ini tidak dapat bekerja secara otomatis untuk menembakkan misil, maka senjata ini harus terintegrasi dengan Combat System kapal, yang mengarahkan launcher ke sasaran. Pada kapal AS, lanuncher ini terintegrasi dengan AN/SWY-2 dan Self Defence System Kapal.

RIM-116 dikembangkan oleh General Dynemics pada Juli 1976, yang merupakan perjanjian Denmark dengan Jerman Barat ( Bisnis misil General Dynamics kemudian dimiliki oleh Hughes Aircraft dan sekarang menjadi bagian dari Raytheon). Denmark akirnya keluar dari program ini, tetapi akhirnya USN bergabung menjadi partner utama. 30 Misil pertama dibuat di FY85 dan dipakai pertama kali pada 14 November 1992 di USS Peleliu (LHA-5). Angkatan Laut AS berencana membeli 1600 RAM dan 115 launcher untuk 74 kapalnya. Sekarang RIM-116 dipakai oleh beberapa kapal perang AS dan Jerman. Selanjutnya, semua kapal perang baru akan dilengkapi dengan RAM, seperti Braunschweig class corvettes baru yang akan akan dilengkapi dengan 2 launcher RAM di setiap kapalnya. Angkatan Laut Yunani telah melengkapi kapal serang cepat Super Vita dengan RAM dan Korea Selatan telah menandatangani kontrak untuk destroyer KDX-2, KDX-3 dan program LPX mereka.

Varian-Varian

Block 0
Dikenal juga dengan RIM-166A di AS, versi original (block 0) dengan dasar desain misil udara-ke-udara AIM-9 Sidewinder, dari misil inilah rocket motor, fuse dan warhead RIM-166A diambil. Misil Blok 0 akan mengarah para radiasi aktif yang dikeluarkan dari target (seperti radar dari misil anti kapal yang datang). Selanjutnya, misil akan bergerak berdasarkan petunjuk dari infrared seeker yang dikembangkan dari FIM-92 Stinger. Pada test, misil ini mempunyai hit rates 95%.

Block 1
Block 1 (RIM-116B) adalah versi lanjutan dari misil RAM yang ditambah dengan sistem pelacak infrared yang mampu melacak/menangkis misil yang tidak mengeluarkan sinyal radar. Radar homing pasif milik Blok 0, telah disempurnakan.

HAS
Di tahun 1998 sebuah memorandum of understanding telah ditandatangani oleh departemen pertahanan Jerman dan AS untuk membangun sistem pertahanan, yang disebut dengan HAS, Helicopter, Aircraft and Surface target (Target helikopter, pesawat terbang dan daratan). Setelah dibuat, upgrade HAS hanya membutuhkan modifikasi software yang dapat diaplikasikan untuk semua misil RAM Block 1

SeaRAM
SeaRAM adalah sebuah pelengkap sistem senjata pertahanan diri yang sistem kerjanya berdasarkan Phalanx CIWS, rapid-fire-gun, yang juga dapat menembak penyerang (musuh) dalam jumlah banyak dalam waktu bersamaan. Kedua sistem ini dikembangkan oleh Raytheon Company.
SeaRAM mengkombinasi deretan radar dan sensor milik Phalanx dengan sebuah 11-cell Launcher RAM untuk menghasilkan sistem otonomi, yang tidak memerlukan informasi eksternal apapun untuk mencegah ancaman. Seperti halnya Phalax, seaRAM cocok untuk semua kelas kapal.

Karakteristik Umum (Block 1)

Fungsi Primer: Surface-to-Air Missile
Kontraktor: Raytheon, Diehl BGT Defence
Panjang: 2780 mm
Diameterr: 127 mm
Fin span: 445 mm
Kecepatan: Mach 2.0+
Warhead: 11.3 kg blast fragmentation
Launch Weight: 73.5 kg (162 lb)
Jarak tempuh: 7.5 km
Sistem Navigasi: three modes passive radio frequency/infrared homing, infrared only, or infrared dual mode enabled (radio frequency and infrared homing)
Harga: $444,000
Date Deployed: 1992

Misil RIM-7 Sea Sparrow

[Image: sea-sparrow-wasp-csparo-s.jpg] [Image: rim-7-sten-ssp-s.jpg] [Image: seasparrow-atsea39-s.jpg]

RIM-7 Sea Sparrow milik AL AS dan AIM-7 milik AU AS adalah misil udara-ke-udara yang bersistem pelacak radar dengan hulu ledak berkekuatan besar (sangat eksplosif). Mereka berbentuk silindris, mempunyai 4 sirip di bagian tengah tubuhnya dan 4 sirip di bagian ekornya. AL menggunakan versi Sea Sparrow di kapalnya sebagai pertahanan anti-misil permukaan ke udara (surface-to-air antimissile). Misil ini serba guna karena mampu beroperasi di semua kondisi cuaca, ketinggian dan dapat menyerang pesawat dan misil berkinerja tinggi dari semua arah. Misil ini digunakan secara luas oleh angkatan perang AS dan NATO. Misil ini awalnya dikembangkan oleh Sperry dan AL AS, dan versi barunya dikembangkan dan diproduksi Raytheon Co. and General Dynamics.

Sistem Misil Permukaan Seasparrow NATO (NSSMS= NATO SEASPARROW Surface Missile System) MK 57 adalah system senjata misil jarak menengah dan reaksi-cepat yang mempunyai kemampuan untuk menghancurkan pesawat musuh, misil anti-kapal, udara dan permukaan dengan misil permukaan-ke-udara. NSSMS dapat juga digunakan untuk mendeteksi peluncuran misil dengan kemampuan radarnya. NSSMS terdiri dari sebuah Guided Missile Fire Control System (GMFCS) Mk 91 dan sebuah Guided Missile Launching System (GMLS) Mk 29. GMFCS adalah system kontrol penembakan berbasis komputer yang mampu melacak target yang dituju secara otomatis, menghasilkan perintah untuk launcher dan misil dan memberikan perintah otomatis untuk menembak ketika target berada dalam jangkauan. Walaupun sebagian besar operasi NSSMS berada dalam kondisi otomatis atau semiotomatis, GMFCS mengijinkan interfensi dan pembatalan dari operator di setiap saat. GMLS adalah system peluncuran reaksi cepat dan ringan yang menghasilkan kemampuan penyimpanan dan peluncuran hingga 8 misil. GMLS menjawab perintah yang dikeluarkan olah GMFCS, perintah posisi launcher dan misil order. NSSMS menggunakan seri AIM/RIM Sparrow III, surface-to-air/ surface-to-surface semi-active homing-missile.

Versi RIM-7 biasanya disebut sebagai Seasparrow. Misil ini menggunakan energi yang dipantulkan oleh target dan dari referensi bagian belakang RF (dikirimkan dari system pengarah) untuk membangun perintah pergerakan sayap misil untuk menghadang/menembak target.

NSSMS Mk 57 Mod 6 adalah berjarak jangkau medium, system reaksi cepat menggunakan homing missile semi aktif. Versi NSSMS ini adalah desain yang direstrukturisasi memanfaatkan Reflected Memory Local Area Network kabel fiber optic. NSSMS Mod 6 terdiri dari sebuah Tracking Illuminator System (TIS) Mk 9 Mod 0 dan Guided Missile Launching System (GMLS) Mk 29 Mod 2. TIS adalah system control penembakan berbasis komputer yang menghasilkan pelacakan otomatis terhadap target yang dituju, , menghasilkan perintah untuk lancher dan misil dan memberikan perintah otomatis untuk menembak ketika target berada dalam jangkauan. Walaupun sebagian besar operasi NSSMS berada dalam kondisi otomatis atau semiotomatis, GMFCS mengijinkan interfensi dan pembatalan dari operator di setiap saat. GMLS adalah system peluncuran reaksi cepat dan ringan yang menghasilkan kemampuan penyimpanan dan peluncuran hingga 8 misil. GMLS menjawab perintah yang dikeluarkan olah TIS, perintah posisi launcher dan misil order. NSSMS Mod 6 menggunakan misil SeaSparrow yang sudah dikembangkan (ESSM= Evolved SeaSparrow Missile) atau RIM-7M/P/R, yang merupakan misil yang berpercepatan tinggi dan cerdas dengan radar homing semi-aktif.

Evolved Sea Sparrow Missile (ESSM) adalah misil berjarak jangkau dekat yang bertujuan untuk melindungi kapal permukaan. ESSM diharapkan telah tersedia untuk armada perang pada tahun 2002. ESSM akan membuat setiap kapal mempunyai kemampuan untuk menangkal bermacam-macam misil anti-kapal dan pesawat terbang untuk mendukung pertahanan diri. ESSM akan lebih mampu untuk melawan misil yang susah dilacak dan mempunyai menuverabilitas tinggi, mempunyai jarak jelajah lebih luas, dan dapat membuat koreksi arah sasaran melalui radar dan midcourse uplinks. ESSM adalah usaha bersama beberapa bangsa yang tergabung dalam NATO. Usaha terkoordinasi ini membuat seluruh negara NATO untuk memiliki kemampuan pertahanan diri yang sama dan pada saat yang sama, mengurangi biaya untuk setiap negara yang tergabung dengan mengembangkan dan melakukan ujicoba system baru.
Pada kapal Aegis, ESSM akan diluncurkan dari MK 41, Sistem Peluncuran Vertikal, membutuhkan sebuah sistem kontrol vektor daya tolak (thrust vector control system) pada roket ESSM. Pada kapal non-Aegis (aircraft carriers, amphibious assault ships, other surface combatants), misil ini akan ditembakkan dari sistem peluncuran yang berbeda. ESSM menggunakan forebody dengan diameter 8inch yang termasuk di dalamnya sebuah seksi pengarah (guidance section) dari in-service RIM-7P SeaSparrow. Seksi pengarah yang termasuk di dalamnya sebuah antena randome-protected untuk homing semiaktif, terpasang pada seksi hulu ledak baru. Forebody terpasang pada sebuah motor roket berdiameter 10 inch yang menghasilkan daya tolak lebih tinggi untuk durasi yang lebih lama daripada misil SeaSparrow pendahulunya. ESSM akan menggunakan steering  skid-to-turn (tail control) yang mana untuk SeaSparrow sebelumnya menggunakan wing-control. ESSM akan mempertahankan kemampuan misil RIM-7P tetapi juga akan mempunyai kemampuan melawan misil anti-kapal yang bermanuver. ESSM sedang dikembangkan sebagai usaha kooperatif multinasional dengan beberapa aliansi negara.

Software RIM-7P baru menonjolkan algoritma pengarah tingkat lanjut yang membuat SeaSparrow mampu untuk mengkonter seluruh (sebagian besar) ancaman hebat. Mode Improved Low Altitude Guidance (LAG) yang dimiliki misil membuat RIM-7P menjadi special, efektif melawan ancaman dengan altitude sangat rendah. Sebagai tambahan, misil ini telah terbukti sangat efektif dalam tekanan lingkungan penyerangan elektronik.

Sebuah unit Jet Vane Control (JVC) memungkinkan RIM-7P diluncurkan secara vertical. Uit JVC memutar misil secara cepat setelah membersihkan (menghancurkan) superstruktur yang dimiliki kapal, membatalkan percepatan naik inisial misil, dan mengkontrol transisi ke jalur intersepsi inisial. Segera setelah pencari (seeker) memperoleh targetnya, JVC meringankan beban pesawat (jettisoned). Kemampuan peluncuran vertikal menghasilkan reaksi-cepat, pertahanan 360-derajat dan mengurangi trainable firing restrictions dan waktu yang dibutuhkan.

Spesifikasi:
- Fungsi Primer: Air-to-air and surface-to-air radar-guided missile
- Pembuat: Raytheon Co. and General Dynamics
- Tenaga Dorong: Hercules MK-58 solid-propellant rocket motor
- Kecepatan: 2.660 m/jam (4.256 km/jam)
- Jarak Jangkau: lebih dari 30 Mil Nautikal (sekitar 55 km), jarak minimal: 1600 yard
- Jarak Penguncian Target: 50 Mil Nautikal
- Panjang: 12 kaki (3,64 m)
- Diameter: 8 inch (20,3 cm)
- Sayap: 1 m
- Hulu ledak: Annular blast fragmentation warhead, 90 pounds (40.5 kg); Proximity fuzed, continuous expanding rod, with a 27 ft. kill radius
- Sistem kontrol penembakan: MK 91
- Platform Peluncuran: MK 29 Mod 1.

MK91 Guided Missile Fire Control System (GMFCS)

[Image: 300px-Tartar_missile.jpg]

MK91 Seasparrow Guided Missile Fire Control System (GMFCS= Sistem Kontrol Penembakan Peluru Kendali Seasparrow) NATO merupakan Program Rearsitektur yang mengintegrasikan NATO SEASPARROW Surface Missile System (NSSMS=Sistem Misil Permukaan Seasparrow NATO) ke dalam Ship Self Defense System (SSDS=Sistem Pertahanan Diri Kapal) untuk menghasilkan lapisan tambahan bagi pertahanan misil kapal. Usaha ini termasuk: mengkombinasikan kemampuan Firing Officer Console dan Radar Set Console menjadi sebuah Advanced Display System Console (AN/UYQ 70); memodifikasi Prosesor Data Sinyal dan menghilangkan Pengubah Data Sinyal Komputer milik MK157 dan System Evaluation and Trainer (SEAT) yang tidak lagi cocok dengan pengembangan ini; dan pendistribusian kembali kemampuan ini ke dalam mikroprosesor kompatibel SSDS. Pendekatan ini akan menghilangkan analog, arsitektur point-to-point, dan keterbatasan channel input-output pada NSSMS MK57, sehingga memungkinkan eksploitasi penuh terhadap kemampuan ESSM di masa yang akan datang dan menghasilkan pengurangan signifikan (50%) pada biaya untuk kepemilikan dan pengawakan NSSMS.

AN/SPS-48E Radar
an-sps48-a

Set Radar AN/SPS-48E adalah sistem radar jarak jauh, tiga dimensi, dan pencari udara yang menghasilkan informasi jarak kontak, bearing, dan tinggi yang ditampilkan pada konsol/workstations. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah antena scanning frekuensi yang mengeluarkan sebuah range frekuensi berbeda dalam E/F band (10cm). Sistem radar AN/SPS-48E adalah sebuah sistem komplet yang di dalamnya terkandung semua elemen komponen, transmitter, receiver, komputer (radar serta deteksi dan pelacakan otomatis), Frequency Synthesizer dan Height Display Indicator. AN/SPS-48E menggunakan sebuah kombinasi dari scanning mekanis di azimuth dan pengarah berkas sinar elektronik di elevasi untuk menghasilkan informasi posisi dan dan tinggi pesawat target. Video radar dirubah ke format digital, ditampilkan di konsol/workstations untuk menghasilkan sebuah rataan untuk operator agar melakukan pencarian radar manual, deteksi dan fungsi pelacakan. Pemicu radar dan antenna bearings digunakan untuk menampilkan data video radar dengan baik pada konsol/workstations. Indikasi bearing sebenarnya ditampilkan di konsol/workstations untuk mengindikasikan posisi jalur yang ditunjukkan dalam hubungan ke kepemilikan atau utara yang sebenarnya.

Scanning elevasi dapat dilakukan, di bawah control komputer, dengan merubah frekuensi dari energi RF yang dipancarkan yang mengarah ke antena radar, dengan demikian menyebarkan sebuah rentetan berkas sinar pensil. Informasi ketinggian digenerasikan menggunakan filosofi berikut. Jika frekuensi yang dipancarkan meningkat maka berkas sinar bergerak turun ke muka antena. Jika frekuensi yang dipancarkan turun, maka berkas sinar bergerak naik ke muka antena. Ketika frekuensi divariasikan, axis berkasi sinar akan berubah, dan scanning dapat dilakukan dalam satu axis (baik elevasi maupun azimuth). Set radar ini didesain sehingga mempertahankan jalur frekuensi yang dipancarkan dan selanjutnya mendeteksi dan mengubah frekuensi yang dipantulkan ke data tampilan 3D.

Variasi frekuensi yang dipacarkan menyebabkan radar ini lebih tahan terhadap jamming daripada jika beroperasi pada frekuensi tetap, dan radar ini juga menghasilkan solusi untuk masalah kecepatan buta dalam sistem MTI. Scanning frekuensi mengakibatkan beberapa pembatasan yang di dalamnya sebuah porsi besar dari pita frekuensi yang tersedia digunakan untuk scanning dari pada untuk mengoptimasi resolusi target.

Radar ini juga menghasilkan data ketinggian akurat meskipun faktanya antena radar tidak memiliki elemen posisi vertikal mekanik. Hal ini dapat dilakukan dengan memfaktirkan di dalam efek pitch and roll dari kapal yang merubah frekuensi yang dipancarkan secara tepat/sesuai. Sistem giro (gyro sistem) yang dimiliki kapalmelengkapi set radar dengan data pitch and roll.

AN/SPS-48E mempunyai beberapa fitur operasional untuk menghasilkan performa radar optimal: kemampuan deteksi dan pelacakan otomatis untuk mendeteksi dan melacak target-target udara (multiple air targets) secara otomatis; kemampuan indikator target bergerak untuk membedakan target bergerak dari target diam dan untuk meningkatkan deteksi target selama munculnya clutter and chaff (kotoran dan sekam); dan kemampuan deteksi misil anti-kapal untuk menghasilkan deteksi dini terhadap misil anti-kapal yang diluncurkan pesawat dalam kondisi Electronic Countermeasures (ECM) berat. AN/SPS-48E dioptimalkan untuk menghasilkan performa lacak yang canggih dan dapat dipercaya di dalam sebuah lingkungan ECM hebat. Performa dan kemampuan AN/SPS-48E sangat bertambah dengan penambahan unit ADP (Auxiliary Detection Processor = Prosesor Deteksi Pelengkap). Peningkatan ini termasuk: deteksi target yang dekat atau diatas pulau, penerbang yang rendah, penerbang yang pelan dan deteksi target seksi silang radar rendah, kapasitas pelacakan yang lebih besar, waktu reaksi terhadap ancaman yang membaik, dan deteksi target yang ditingkatkan dengan korelasi langsung dengan sistemCooperative Engagement Transmission Processing Set (CETPS) AN/USG-2(V).

AN/SPS-49 Very Long-Range Air Surveillance Radar
sps-49-article

Set Radar AN/SPS-49 adalah sistem radar L-Band, jarak jauh, dua dimensi dan pencarian udara yang mampu melakukan deteksi dan pelaporan secara otomatis dalam voleme pengawasannya (surveillance volume). AN/SPS-49 mampu melakukan centroiding secara akurat dari jarak target, azimuth, amplitude, ECM (Electronic Countermeasures), background level dan velositas radial dengan sebuah faktor kepercayaan iring (associated) untuk menghasilkan data kontak untuk sistem komando dan kontrol. Sebagai tambahan, informasi jarak kontak dan bearing disiapkan untuk ditampilkan pada konsol indikator pesawat standar. AN/SPS-49 menggunakan sebuah antena line-of-sight dan horizon-stabilized untuk menghasilkan kemampuan pelacakan target altitiude-rendah di lautan, dan juga menggunakan sebuah fitur upspot untuk perlindungan dari ancaman high diving dalam mode high diver. Kontrol eksternal (dari) mode dan operasi AN/SPS-49 adalah oleh sistem komando dan control, dan melakukan proses untuk mengindentifikasi dan menandai kontak/target sebagai sinyal spesial untuk mendukung pertahanan diri. AN/SPS-49 mempunyai beberapa fitur operasional untuk mendapatkan performa radar maksimal: sebuah kemampuan deteksi target otomatis dengan prosesing Doppler berdenyut (Pulse Doppler Preccessing) dan peta kekacauan (clutter maps), memastikan deteksi yang akurat dalam tipe kekacauan (clutter) normal dan parah, kemampuan ECM untuk lingkungan jamming, kemampuan indikasi target bergerak selama munculnya kekacauan dan chaff, Medium PRF Upgrade (MPU) untuk kemampuan meningkatkan deteksi dan mengurangi kesalahan kontak, dan sebuah fitur Coherent Sidelobe Cancellation (CSLC).

Radar Pemantau Udara Jarak Jauh AN/SPS-49 digunakan untuk mendeteksi target secara dini. Radar AN/SPS-49 beroperasi dalam keberadaan clutter, chaff fan ECM untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan mengontrol ancaman low-radar-cross-section yang bergerak dengan kecepatan supersonic. AN/SPS-49 menyediakan element front-end untuk identifikasi target yang terbaik, penandaan dan penembakan/pengejaran dengan misil jarak jauh (SM-1 atau AM-2) atau misil pertahanan local jarak dekat. Fitur kunci dari radar versi terbaru, SPS-49A(V) adalah single-scan estimasi velositas radial untuk semua target yang memungkinkan promosi yang lebih cepat untuk deteksi yang kuat dan deteksi manuver yang lebih baik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pemrosesan sinyal unik yang dikembangkan oleh Radar Division of NRL menggunakan pendanaan 6.1dan 6.2 Office of Naval Research (ONR).

Radar AN/SPS-49(V) adalah radar pemamtau udara dengan berkas gelombang sempit, jarak jauh dan 2-dimensi yang tujuan utamanya mendukung misi AWW di kapal permukaan. Radar ini digunakan untuk pengawasan udara jarak jauh tanpa mengiraukan adanya clutter yang parah dan lingkungan jamming. Fungsi tambahannya termasuk kontro jalur (traffic) udara, kontrol intersep udara, dan kontrol pesawat anti-kapal selam. Radar ini juga mendukung sistem senjata tiga dimensi (3D)

spesifikasi
Band: L
Frequency Band: 850 to 942 MHz, three selectable 30MHz bands, 48 discrete frequencies
Transmitting Power: 360 kW peak, 280 kW specified peak power 12-13 kW average power

Antenna Parameters: Parabolic Reflector stabilized for roll and pitch 7.3m/24 ft wide, 4.3m/14.2 ft high,Rotating Clearance 8.7m/28.4 ft diameter
Beamwidths: 3.3°-3.3° azimuth, 11° elevation Cosec2 to 30°, csc2 to 20° elev
Gain: 28.5 dB
Scan rate:6 or 12 rpm
Line-of-sight mechanical stabilization to ± 25 deg roll
IFF antenna (AS-2188) mounted on boom

Range: 250 nm
Minimum Range: 0.5 nmi
Frequency Selection: Fixed or frequency agile
Range Accuracy: 0.03 nmi
Azimuth Accuracy: 0.5 deg
PRF: 280, 800, 1000 pps
Pulse width:125 microsecond

Older Posts »

Categories