Jaringan

&

Windows 7

Sebelum memulai tips ini, ada beberapa hal yang harus anda pahami dan kuasai terlebih dahulu, yaitu :

1. Mengerti cara setting Windows File Sharing menggunakan Ethernet/LAN.
2. Mengerti cara setting BIOS untuk enable NIC (Boot ROM).
3. Mengerti dan pernah Install windows (menggunakan CD atau DVD).

bila anda telah memahami ketiga hal tersebut, maka tahap-tahap yang bisa anda lakukan adalah persiapkan hal-hal sebagai berikut :
1. PC pertama yang akan berfungsi sebagai server, dengan OS Windows XP.
2. Terdapat Ethernet, sudah disetting dengan Static IP Address 192.168.1.1 (dapat disesuaikan dengan IP PC pertama)
3. Ethernet(LAN) sudah berfungsi dengan baik. (Penting, ini kunci keberhasilan Tips ini).
4. DVD windows 7. (Burn menjadi image dengan nama: Windows.iso)
5. Netbook atau Laptop atau PC kedua tanpa OS atau dengan OS Windows lama yang akan diganti dengan Windows 7.
6. Terdapat Ethernet, dengan NIC atau Boot ROM enable (di setting melalui BIOS)
7. First Boot Device adalah LAN/Ethernet/Network.
8. Kabel Ethernet LAN dengan setting Crossover (atau Straight jika menggunakan HUB). Jika anda menggunakan Router, maka tidak dibahas disini.

Tools yang diperlukan silakan anda googling, semuanya gratis:
1. syslinux

2. tftpd32.exe

3. Parted Magic PXE 3.4

4. XAMPP

Langkah-langkah:

I. Persiapan Folder dan File di PC Pertama

1. Buat folder baru. Misal: untuk keperluan tips ini: c:\endragu\ (penamaan folder ini bebas).
2. Share Folder c:\endragu\ (klik kanan pada folder ini >properties>Sharing>Share this folder).
3. Extract syslinux 4.03, cari file “pxelinux.0”. Copy dan paste ke folder c:\endragu\
4. Jika anda download tftpd32 dalam bentuk paket zip, extract file tftpd32.exe dan letakkan juga di folder c:\endragu\
5. Parted Magic 3.4 jika masih dalam bentuk zip, extract sehingga anda mendapatkan folder “pmagic-pxe-3.4”, jika tidak maka anda harus download versi yang tepat untuk keperluan tips ini saja. Copy dan paste ke folder c:\endragu\
6. Buat folder di c:\endragu\pxelinux.cfg\
7. Buka program Notepad dan ketik data berikut (sebaiknya copy-paste teks berikut, agar tidak salah):

default pmagic
label pmagic
kernel /pmagic-pxe-3.4/pmagic/bzImage
append initrd=/pmagic-pxe-3.4/pmagic/initrd root=/dev/ram0 init=/linuxrc tmpfs_size=5000M ramdisk_size=5000000

Save di folder c:\endragu\pxelinux.cfg\ …dengan nama: default (tanpa ekstensi .TXT) Periksa kembali jangan sampai ada ekstensi .TXT

II. Instalasi aplikasi yang diperlukan di PC Pertama

1. Install XAMPP. Setelah selesai, tampilkan control panel-nya. Pada bagian “Apache” klik “Start”. Pastikan xampp berjalan dengan membuka browser dan masukkan url http://localhost

2. Buat folder dengan nama “win7” di folder …\xampp\htdocs\xampp\
(contoh : c:\xampp\htdocs\xampp\win7)

3. Copy image Windows.iso, paste di folder c:\xampp\htdocs\xampp\win7.

4. Jalankan c:\endragu \tftpd32.exe setelah aktif, atur sebagai berikut:

5. Klik Setting, untuk mudahnya, klik “Default” dan jawab yes. Tutup tftpd32.

6. Aktifkan tftpd32, klik setting lagi, dan pastikan “PXE Compatibility” di – ceklis. Pastikan Base Directory adalah “.” (titik). Lalu klik OK.

Klik tab DHCP server
IP pool starting address: 192.168.1.1
Size of pool: 5
Boot File: pxelinux.0
Mask: 255.255.255.0
Klik Save
7. Pastikan Cabel LAN sudah tertancap dikedua PC.

III. Setting Netbook/Laptop/PC kedua

1. Masuk ke menu BIOS.
Atur PCI NIC enable. Option Boot ROM juga enable
2. Atur First Boot (boot utama) adalah LAN atau Ethernet atau Network

Tekan F10, maka akan Reboot.

Hingga tahap ini, pastikan aplikasi di PC pertama berjalan yaitu: XAMPP dan tftpd32.exe.
Jika NIC atau PXE boot di PC kedua berhasil, maka akan tampil desktop Parted Magic. Jika gagal dengan tampilan monitor gelap, coba buka file “default” pada langkah I – 7, ganti baris keempat dengan teks berikut ini:

APPEND initrd=/pmagic/initrd root=/dev/ram0 init=/linuxrc xvesa tmpfs_size=5000M ramdisk_size=5000000

Sampai disini anda telah berhasil melakukan booting PC tanpa Hard Disk.

IV. Parted Magic di Netbook/Laptop/PC Kedua

1. Layaknya Windows, Parted Magic juga punya Icon Start di sudut kiri bawah. Disitulah kita mulai.
Start > Network > Start Network
Pilih Start Network (DHCP): klik Continue…
2. Pada Pilihan driver ethernet yang tampil, klik Continue…
3. Jika tidak ada driver ethernet yang tampil, Anda mesti mencari  driver-nya.
tunggu sebentar dan akan ada tampilan success.
4. Yang penting buka Firefox, dari Start > Network > Firefox
Masukkan URL berikut pada firefox: http://192.168.1.1/ dan lihatlah apa yang ditampilkan. Jika yang tampil adalah XAMPP, maka sukses!
5. Format Partisi boot (contoh: \dev\sda1) dengan cara Start > System Tool > gParted Partition Editor
6. Perhatikan dengan seksama, jangan sampai salah partisi. \dev\sda1 biasanya adalah partisi boot, jika di windows, biasa bernama c:\. Namun cara yang paling mudah adalah dengan melihat size partisi dan isi file didalamnya.
7. Pada \dev\sda1 (atau Partisi boot), klik kanan dan pilih Format to > NTFS
8. Edit > Apply all operations dan klik OK pada semua dialog box.
9. Jika format telah selesai, klik kanan \dev\sda1 > Manage Flags, pastikan “boot” di-centang. Klik OK. Tutup.
10. Pada \dev\sda1, klik kanan dan pilih Label > WIN7 (atau nama lain)
11. Edit > Apply all operations dan klik OK pada semua dialog box.’
Tutup Partition Editor, kemudian buka Pcman File Manager. Klik WIN7

Sekarang kita siap transfer file windows 7. Mulailah dari Start  Network  lFTP
Pada lftp ketikkan perintah berikut:

lftp –c open –e “get –O /usr/media/WIN7 http://192.168.1.103/xampp/win7/Windows.iso

Extract image, sebagai berikut:

1. Pada Jendela File Manager, klik ganda Windows.iso.
2. Tab All Aplication, pilih ISO Master.
3. Pada Aplikasi ISO Master, kotak alamat atas, diisi dengan: /usr/media/WIN7 dan tekan enter
4. Seleksi seluruh File maupun folder di kotak bawah, lalu klik icon “Extract”.
Selesai.

Reboot komputer dan di BIOS ubah First boot device menjadi Harddisk. Selanjutnya adalah melakukan Instalasi Windows 7 layaknya menggunakan DVD.

Sumber : google & percobaan

About these ads